Do’a Bersama Bersih Desa Nglayang 2026 Berlangsung Khidmat, Wujud Syukur dan Harapan untuk Kemajuan Desa

Foto : Doa Bersama Bersih Desa Nglayang 2026 Berlangsung Khidmat, Wujud Syukur dan Harapan untuk Kemajuan Desa, Sabtu (11/7/2026). 

PONOROGO I nglayangdesaku.id – Rangkaian kegiatan Bersih Desa Tahun 2026 di Desa Nglayang, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, diawali dengan do’a bersama yang berlangsung khidmat di halaman Balai Desa Nglayang, Sabtu (11/7/2026).

Do’a bersama dipimpin oleh Kyai H. Mustaim dari Tanjungsari. Suasana penuh kekhusyukan tampak mewarnai kegiatan yang menjadi tradisi tahunan masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat, kesehatan, hasil panen, keamanan, serta keberkahan yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Nglayang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Nglayang Pujo Purnomo, perangkat desa, lembaga desa, para Ketua RT, warga Desa Nglayang, Muspika Kecamatan Jenangan, Ketua Takmir Masjid, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Nglayang, Pujo Purnomo mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Bersih Desa sebagai sarana memperkuat rasa syukur sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan antarwarga.

“Tradisi Bersih Desa bukan hanya warisan budaya yang harus dijaga, tetapi juga menjadi momentum untuk memohon keberkahan kepada Allah SWT agar Desa Nglayang senantiasa diberikan keselamatan, kemakmuran, serta dijauhkan dari segala musibah. Semoga masyarakat tetap rukun, kompak, dan bersama-sama membangun desa menjadi lebih maju,” ujarnya.

Pujo Purnomo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan pelaksanaan Bersih Desa. Menurutnya, kekompakan warga merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut tidak hanya terlihat saat perayaan Bersih Desa, tetapi juga terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui budaya gotong royong, kepedulian sosial, serta partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program pembangunan desa.

Sementara itu, do’a yang dipimpin Kyai H. Mustaim berisi permohonan agar seluruh masyarakat Desa Nglayang diberikan kesehatan, keselamatan, rezeki yang melimpah, serta dijauhkan dari segala bentuk bencana dan perpecahan. Selain itu, dipanjatkan pula doa agar para pemimpin desa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan amanah dalam menjalankan tugas demi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan do’a bersama berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan. Tradisi Bersih Desa yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi simbol kuatnya nilai religius, budaya, serta semangat persaudaraan masyarakat Desa Nglayang dalam menjaga kearifan lokal sekaligus memperkuat harmonisasi antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Desa Nglayang terus menjadi desa yang aman, damai, maju, dan sejahtera, dengan masyarakat yang tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, serta semangat gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan desa,” Atandasnya.

  • Reporter : Media Center. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *